Buntok – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Barito Selatan Resmi di Buka melaksanakan Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pendataan ekonomi nasional. Kegiatan pelatihan ini berlangsung pada 2–11 Juni 2026 dan dibagi dalam tiga gelombang pelaksanaan, tempat di Aula Hotel lutfan Buntok. Selasa (02/06/2026)
Kepala BPS Kabupaten Barito Selatan, Budi Wibowo, S.ST., M.Si., melalui Ketua Tim Pelaksana Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Barito Selatan, Eka Restuti Fajarina, S.ST., menyampaikan bahwa saat ini BPS tengah melaksanakan pelatihan gelombang pertama yang berlangsung pada 2–4 Juni 2026.
Pelatihan tersebut diselenggarakan di dua lokasi, yakni Hotel Lutfan dan Hotel Mulya Kencana di Kota Buntok. Di Hotel Lutfan, kegiatan diikuti oleh 28 peserta termasuk panitia, sementara di Hotel Mulya Kencana diikuti oleh 24 peserta termasuk panitia.
Menurut Eka Restuti Fajarina, para peserta memperoleh berbagai materi penting terkait konsep, definisi, serta tata cara pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pembekalan tersebut diberikan untuk memastikan petugas memahami prosedur dan mekanisme pendataan sebelum diterjunkan ke lapangan.
“Pelatihan ini bertujuan menyamakan persepsi dan meningkatkan pemahaman petugas terhadap metodologi serta prosedur pendataan Sensus Ekonomi 2026, sehingga pelaksanaan di lapangan dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan data yang berkualitas,” ujarnya.
Secara keseluruhan, pelatihan petugas SE2026 di Kabupaten Barito Selatan terbagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, B, C, D, dan E. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga gelombang yang tersebar di Hotel Lutfan dan Hotel Mulya Kencana.
Melalui kegiatan ini, BPS Kabupaten Barito Selatan berharap seluruh petugas sensus dapat melaksanakan tugas secara profesional, akurat, dan sesuai standar yang telah ditetapkan. Data yang dihimpun melalui Sensus Ekonomi 2026 nantinya diharapkan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan ekonomi di tingkat nasional maupun daerah.
Sensus Ekonomi 2026 merupakan salah satu agenda strategis BPS untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan kegiatan usaha di Indonesia, sehingga diperlukan kesiapan petugas yang kompeten dan memahami seluruh tahapan pelaksanaannya.(Drt)

