Palangka Raya – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya kembali menorehkan keberhasilan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui panen raya melon orange premium di Lahan Perkebunan Lapas Palangka Raya, Jumat (3/7). Sebanyak 600 kilogram melon orange premium berhasil dipanen dengan kualitas unggul, di mana setiap buah memiliki bobot rata-rata 2 hingga 4 kilogram.
Panen tersebut merupakan hasil dari pembinaan kemandirian warga binaan di bidang pertanian modern yang memanfaatkan teknik budidaya secara intensif. Melon yang dipanen memiliki daging buah berwarna oranye cerah, cita rasa manis, tekstur lembut, serta kualitas yang mampu bersaing dengan produk hortikultura premium.
Kepala Lapas Palangka Raya menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini merupakan bukti nyata komitmen Lapas dalam mengembangkan program pembinaan yang produktif sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.
“Keberhasilan panen melon orange premium ini menunjukkan bahwa pembinaan warga binaan tidak hanya berfokus pada aspek pembinaan kepribadian, tetapi juga pada peningkatan keterampilan dan kemandirian. Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat setelah mereka kembali ke tengah masyarakat”, ujar Hisam.
Proses budidaya dilakukan mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga masa panen dengan melibatkan warga binaan di bawah pendampingan petugas. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengenai teknik budidaya hortikultura yang baik sehingga mampu menghasilkan buah berkualitas tinggi.
Selain menjadi sarana pembinaan, hasil panen ini juga menjadi wujud optimalisasi pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Lapas. Program tersebut diharapkan dapat terus berkembang melalui diversifikasi komoditas pertanian yang bernilai ekonomi serta memberikan manfaat bagi pembinaan warga binaan.
Keberhasilan panen 600 kilogram melon orange premium ini semakin memperkuat komitmen Lapas Palangka Raya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan berdaya guna melalui berbagai program pembinaan berbasis ketahanan pangan. Program budidaya hortikultura seperti melon premium juga sejalan dengan pengembangan pertanian modern yang mampu menghasilkan buah berkualitas tinggi apabila dikelola dengan teknik budidaya yang tepat. (red)

