Kam. Feb 5th, 2026

Wartawan Barito Utara Audensi Bersama Diskominfo

MUARA TEWEH – Kelompok wartawan di Barito Utara, Kalimantan Tengah, mengadakan Audensi dengan Dinas Komunikasi dan Informasi, menangapi polemik syarat wartawan  diwajibkan memegang Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Kedatangan 20 waratan di terima langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Iksan didampinggi Kabid Multimedia Halil di gedung Kominfo, Selasa, 28 Januari 2026.

Kepala Dinas Kominfo Barut menyampaikan bahwa syarat UKW bagi wartawan tidak diwajibkan tetapi di minta agar semua wartawan untuk bisa mengikuti uji kompetensi.

” Kita akan upayakan kepada kawan-kawan wartawan yang bertugas di Barito Utara mengikuti UKW dan kami siap untuk melaksanakan kegiatan tersebut apabila dimungkinkan,” ujarnya.

Terkait kontrak media di Dinas Kominfo, ditekankan Kepala Dinas Kominfo kedepan pihaknya akan selektif, satu wartawan satu media, tidak ada lagi satu wartawan membawa banyak media, dan wartawan yang bersangkutan wajib berdomisili di Barito Utara.

Sementara itu, perwakilan salah satu media online di Barito Utara, M. Agustian Rajab, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Kominfo atas kejelasan kebijakan tersebut.

Ia berharap seleksi media yang berkontrak di Dinas Kominfo benar-benar dilakukan secara objektif dan adil, sehingga tercipta pemerataan kerja sama media di Barito Utara.

“Kami berharap Kominfo lebih selektif dalam menentukan media yang berkontrak, agar ada pemerataan dan keadilan bagi seluruh media lokal yang aktif dan profesional,” ungkapnya.

Agustian Rajab menyampaikan terkait dengan adanya surat edaran sebelumnya Kadis Diskomimpo sepakat ada beberapa poin yang diskip secara internal kerna sudah terlanjur di keluarkan.

Terpisah ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Barito Utara menangapi  ada 145 media dan wartawan bertugas  di Kabupaten Barito Utara agar dapat di audit faktual,  kerna sesuai pakta wartawan PWI hanya sekitar 20 orang lebih dan Wartawan Online Non PWI hanya lebih dari 40 Orang.

” Jumlah media diluar PWI pada saat ini ada  44 orang kata ketua IWO saat dikompirmasi wartawan.

Hison menilai jika benar sampai ada data 146 wartawan berarti diduga ada Indikasi media permainan dan berpotensi ada penyimpangan angaran. (red/foto:iwo)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *