Sen. Okt 12th, 2026

Kalteng Harus Satu Suara, Pemuda Pancasila Serukan Perangi Kabut Asap

PALANGKA RAYA – Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Bush Valentino Lambung, menyerukan persatuan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.

Seruan bertajuk “Kalteng Harus Satu Suara – Jangan Biarkan Rakyat Terus Menghirup Asap!” itu disampaikan di Palangka Raya, Senin (12/10), bertepatan dengan peringatan HUT ke-67 Pemuda Pancasila.

Bush menegaskan, perbedaan suku, agama, dan organisasi tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bersatu menghadapi persoalan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Menurutnya, semangat Huma Betang, Belom Bahadat, dan Isen Mulang harus menjadi landasan dalam membangun kebersamaan menghadapi bencana kabut asap.

“Berbeda suku kita tetap bersaudara, berbeda agama kita tetap rukun, berbeda organisasi kita satu tujuan. Keselamatan rakyat harus menjadi prioritas utama,” ujar Bush.

Dalam kesempatan tersebut, Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya menyampaikan tujuh langkah yang diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah dalam menangani karhutla beserta dampaknya.

Pertama, memperkuat operasi pemadaman melalui jalur darat dan udara agar titik api dapat segera ditangani. Kedua, memprioritaskan perlindungan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, dan kelompok rentan lainnya.

Ketiga, memastikan ketersediaan masker serta layanan kesehatan yang memadai bagi masyarakat terdampak. Keempat, menjamin keselamatan dan kesehatan anak-anak dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan.

Kelima, mendorong penegakan hukum yang tegas, objektif, dan transparan terhadap pelaku pembakaran lahan. Keenam, menyediakan dukungan anggaran yang memadai dan berkelanjutan untuk penanganan karhutla serta masyarakat terdampak.

Ketujuh, memperkuat koordinasi pemerintah pusat dan daerah melalui komando terpadu, disertai evaluasi kinerja secara objektif.

Bush menegaskan, seruan tersebut bukan untuk mempertentangkan kewenangan pemerintah pusat dan daerah. Sebaliknya, ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat kerja sama demi melindungi masyarakat.

“Kami tidak ingin mempertentangkan pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Kami menghendaki sinergi yang lebih kuat untuk rakyat. Kami tidak meminta kemewahan, kami hanya meminta hak untuk menghirup udara yang bersih,” tegasnya.

Melalui momentum HUT ke-67 Pemuda Pancasila, Bush berharap tujuh langkah tersebut mendapat perhatian dan ditindaklanjuti oleh pemangku kepentingan sesuai kewenangannya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan berperan dalam upaya penanganan karhutla. Dengan sinergi yang kuat, dampak kabut asap di Kalimantan Tengah diharapkan dapat ditekan sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.(Red)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *